Riyadh, Sacom.id — Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, mengundang 1.000 warga Palestina dari keluarga syuhada, tahanan, dan korban luka untuk menunaikan ibadah haji tahun 2025 secara gratis.
Inisiatif ini merupakan bagian dari Program Tamu Penjaga Dua Masjid Suci untuk Haji, Umrah, dan Ziarah yang dikelola oleh Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Arab Saudi.
Keputusan tersebut diumumkan melalui dekret kerajaan yang dikeluarkan pada Senin, 19 Mei 2025, sebagaimana dilaporkan Saudi Press Agency (SPA) dan dikutip oleh Arab News, Rabu (23/5).
Raja Salman secara khusus memerintahkan agar para jemaah haji dari kalangan keluarga korban konflik di Gaza difasilitasi secara penuh selama menunaikan rukun Islam kelima.
“Raja memerintahkan penjamuan 1.000 jemaah haji pria dan wanita dari keluarga warga Palestina yang gugur atau terluka,” tulis SPA dalam laporannya.
Sebagai tindak lanjut, Kementerian Urusan Islam menyusun rencana komprehensif untuk memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah haji para tamu istimewa tersebut.
Fasilitas yang diberikan mencakup pengurusan visa, tiket perjalanan, akomodasi, pendampingan ibadah, hingga layanan medis selama di Tanah Suci.
Program Tamu Penjaga Dua Masjid Suci sendiri telah dilaksanakan sejak 1997 dan hingga kini telah memberangkatkan lebih dari 64.000 jemaah dari berbagai negara, menunjukkan konsistensi Arab Saudi dalam mendukung umat Islam, terutama mereka yang terdampak konflik atau bencana.
Kementerian menegaskan bahwa program ini merupakan wujud solidaritas Kerajaan terhadap perjuangan rakyat Palestina, sekaligus komitmen dalam melayani umat Islam dari seluruh penjuru dunia.
Dengan diluncurkannya kembali program ini tahun ini, Arab Saudi menegaskan posisinya sebagai pelayan dua kota suci dan pelindung kepentingan umat Islam global. (*)









