Kutai Kartanegara, SMRFOLKS.id – Proyek pembangunan Jalan Sukamaju di Kelurahan Bukit Biru, Kabupaten Kutai Kartanegara, yang seharusnya menjadi solusi bagi kondisi jalan yang semakin rusak, justru menuai kritik keras dari Forum Mahasiswa Peduli Kalimantan Timur (FMPKT).
Pasalnya, proyek yang seharusnya sudah dimulai beberapa waktu lalu ini masih mangkrak tanpa tanda-tanda kemajuan, membuat warga dan pemerhati semakin geram.
FMPKT mendesak Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU), untuk segera bertindak tegas terhadap kontraktor yang memenangkan tender, dan melakukan evaluasi mendalam atas kinerjanya yang dinilai jauh dari harapan.
Muhammad Fadli, Koordinator FMPKT, dengan tegas mengungkapkan kekecewaannya atas kondisi Jalan Bukit Biru yang terus memburuk.
Ia menilai bahwa perhatian serius dari pemerintah sangat mendesak, mengingat jalan ini merupakan akses penting bagi warga sekitar.
Ironisnya, meski proses tender sudah selesai dan penandaan lokasi proyek telah dilakukan, sampai saat ini belum ada aktivitas yang terlihat di lapangan.
“Seharusnya proyek ini sudah mulai dikerjakan, namun kenyataannya nihil. Tidak ada tanda-tanda pengerjaan, dan ini sangat mengecewakan,” tegas Fadli pada Jumat (30/8/2024).
Keterlambatan ini menimbulkan kecurigaan akan keseriusan CV AJA, kontraktor pemenang tender, dalam menjalankan proyek yang telah dipercayakan kepada mereka.
Berdasarkan informasi dari situs resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kutai Kartanegara, CV AJA memenangkan tender dengan nilai kontrak sebesar Rp 1,9 miliar, dengan masa pelaksanaan yang ditetapkan selama 90 hari sejak 26 Juli 2024.
Fadli juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap proyek ini. Ia menekankan pentingnya peran konsultan pengawas untuk memastikan jalannya proyek sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Jika pengawasan lemah, maka jangan heran kalau proyek ini akan terus tertunda,” tambahnya.
Saat dimintai keterangan lebih lanjut, Fadli mengaku belum mengetahui secara pasti kendala yang menyebabkan proyek belum juga berjalan.
Namun, ia berjanji akan terus memantau dan mendorong agar proyek ini segera dikerjakan demi kepentingan warga yang sudah lama menanti perbaikan jalan ini.
Mangkraknya proyek Jalan Sukamaju ini menjadi perhatian serius masyarakat setempat, yang semakin geram melihat jalan yang semakin rusak tanpa ada upaya perbaikan yang berarti.
Warga berharap proyek ini segera dijalankan agar mobilitas mereka tidak terus terganggu oleh kondisi jalan yang memprihatinkan.









