Kutai Barat, SMRFOLKS.id –Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kutai Barat dengan menggelar pertemuan penting bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.
Pertemuan tersebut digelar di Kantor Bupati Kutai Barat pada Kamis (3/10/2024) dengan agenda utama membahas strategi pengamanan menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.
Diskusi berlangsung dalam suasana serius dan penuh sinergi, membahas penerapan sistem cooling system sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan selama tahapan pemilu.
Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya kesiapan seluruh elemen masyarakat dan aparat untuk bersama-sama mencegah potensi konflik.
“Operasi Mantap Praja sudah dimulai, dan stabilitas daerah menjadi prioritas utama. Cooling system diperlukan agar situasi tetap kondusif selama Pilgub dan Pilkada berlangsung,” ujar Irjen Pol Nanang Avianto.
Kapolda mengajak Polres Kutai Barat, Forkopimda, serta tokoh masyarakat dan adat untuk terlibat aktif dalam upaya preventif ini. Sosialisasi yang masif kepada masyarakat dianggap penting untuk membangun kesadaran kolektif terkait keamanan selama proses pemilu.
Kedatangan Kapolda Kaltim di Kantor Bupati Kutai Barat sekitar pukul 10.55 WITA disambut langsung oleh Bupati Kutai Barat, F.X. Yapan. Bupati Yapan menyambut baik arahan tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk berkolaborasi dengan pihak kepolisian dan elemen terkait lainnya.
“Kami siap bekerja sama untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama Pilkada. Kami juga akan melibatkan masyarakat agar turut berperan aktif dalam menjaga ketenangan selama proses pemilu berlangsung,” kata Bupati Yapan.
Pertemuan juga menyoroti pentingnya komunikasi yang terbuka dan intensif antara Forkopimda dan aparat kepolisian.
Pendekatan dialogis kepada masyarakat dinilai sebagai langkah efektif untuk meredam potensi gangguan keamanan yang mungkin timbul selama pemilu.
Dengan dimulainya Operasi Mantap Praja, langkah-langkah preventif ini diharapkan dapat menciptakan situasi yang aman dan damai hingga selesainya proses pemilu di Kutai Barat.









