Berau, SMRFOLKS.id – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar deklarasi Pilkada Damai sebagai bentuk komitmen untuk turut menjaga keamanan dan kondusifitas dalam penyelenggaraan Pilkada 2024.
Acara ini diadakan di Kabupaten Berau dan melibatkan berbagai elemen masyarakat serta pihak-pihak terkait.
Deklarasi ini ditandai dengan penandatanganan petisi Pilkada Damai oleh perwakilan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), aparat penegak hukum, serta tokoh adat dari Kesultanan Gunung Tabur dan Sambaliung.
Langkah ini menegaskan komitmen bersama untuk menciptakan suasana Pilkada yang aman, damai, dan kondusif.
Indra Teguh, yang mewakili SMSI Kaltim, menegaskan bahwa insan pers harus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan kondusifitas selama Pilkada.
“Kami telah berkomitmen sejak Pemilihan Presiden (Pilpres) lalu untuk mendukung kegiatan Menuju Pilkada Aman, Damai, dan Kondusif guna mewujudkan demokrasi yang bermartabat dan berkualitas serta mendukung penuh pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN),” ungkapnya.
Indra juga menekankan pentingnya peran pers dalam memfilter informasi yang diterima oleh masyarakat agar terhindar dari berita hoaks dan kampanye hitam yang dapat merusak suasana Pilkada.
“Kontribusi insan pers sangat penting dalam menjaga berjalannya Pilkada. Jika terjadi sesuatu yang menghambat Pilkada, hal tersebut bisa berdampak pada pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN),” tambahnya.
Kapolres Berau, Steyven Jonly Manopo, yang diwakili oleh Kasat Intel Polres Berau, Chandra Buana, turut mengapresiasi inisiatif SMSI Kaltim dalam menyelenggarakan deklarasi ini.
“Kami berharap kegiatan ini bukan hanya formalitas, tetapi menjadi komitmen nyata dalam menjaga netralitas pers selama Pilkada. Pada Pilkada Berau sebelumnya, gesekan yang cukup kuat terjadi akibat kampanye hitam dan misinformasi. Mari kita memfilter isu-isu yang tidak benar,” pungkasnya.









