KUTAI BARAT, SMRFOLKS.id – Sebuah kasus kehilangan yang menyentuh hati publik terjadi di Kampung Jengan Danum, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur.
Amellinda Sari, gadis berusia 9 tahun yang akrab dipanggil Amel, dilaporkan hilang sejak Kamis, 1 Agustus 2024.
Amel, seorang murid kelas 3 SD, terakhir kali terlihat berangkat ke sekolah bersama kedua adiknya. Namun, hari itu ada yang berbeda. Amel tidak mengenakan seragam sekolah seperti biasanya. Kedua adiknya pulang seperti biasa, tetapi Amel tak kunjung kembali.
“Hingga saat ini kami belum mendapatkan informasi terbaru mengenai keberadaan putri kami,” ujar sang ayah, Salfinus Mulyono, di rumah mereka di Jalan Puruq RT.002 Kampung Jengan Danum.
Pihak keluarga segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Damai, memberikan ciri-ciri Amel: tinggi 125 cm, rambut hitam panjang lurus, dan kulit sawo matang.
Amel terakhir kali terlihat mengenakan baju warna pink lengan pendek dan celana jeans pendek biru.
Informasi yang diterima keluarga menyebutkan bahwa Amel terakhir kali terlihat berbelanja di kantin sekolah, namun setelah itu jejaknya hilang.
Pencarian intensif dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk keluarga, pemerintah kampung, polisi, dan tim BPBD Kubar. Mereka menjelajahi rumah-rumah tetangga dan teman-teman Amel, namun hingga kini hasilnya masih nihil.
“Pencarian terus kami lakukan, informasi terus disebarkan, dan berbagai upaya dilakukan namun belum berhasil. Tapi kami yakin Amel pasti akan kembali,” ujar Mulyono dengan penuh harapan.
Keluarga dan masyarakat setempat berharap Amel dapat segera ditemukan dengan selamat. Dukungan dan harapan terus mengalir dari berbagai pihak yang datang mengunjungi rumah keluarga Amel.
Mereka berharap keajaiban akan terjadi dan Amel dapat kembali dalam keadaan baik-baik saja.
Kasus ini menjadi perhatian serius, menggugah rasa kepedulian dan solidaritas masyarakat Kutai Barat.
Upaya pencarian terus dilakukan, mengingat setiap detik adalah sangat berharga dalam usaha menemukan Amel yang hilang.









