Samarinda, SMRFOLKS.id – Anggota Komisi III DPR RI, Nabil Husien, menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Bagios Cafe, Samarinda, dengan nuansa diskusi santai namun sarat makna.
Acara yang berlangsung pada Senin malam ini dihadiri ratusan peserta, mayoritas dari kalangan generasi muda seperti mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum.
Dalam sambutannya, Nabil Husien menegaskan pentingnya pemahaman mendalam tentang Empat Pilar Kebangsaan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi utama untuk membangun bangsa yang kokoh di tengah berbagai tantangan.
“Empat Pilar Kebangsaan bukan hanya sekadar konsep yang dihafalkan, tetapi harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai ini adalah benteng kita menghadapi ancaman dari dalam maupun luar,” ujar Nabil.
Ia juga mengingatkan kompleksitas tantangan yang dihadapi generasi muda di era keterbukaan informasi dan derasnya pengaruh budaya asing.
“Generasi muda harus mampu menyaring ideologi dan budaya asing yang masuk, tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” tegasnya.
Nabil menambahkan bahwa menjaga keutuhan bangsa adalah tanggung jawab bersama.
“Generasi muda memiliki peran vital sebagai agen perubahan. Jadilah duta bangsa di lingkungan kalian, sebarkan semangat persatuan, toleransi, dan cinta tanah air mulai dari hal-hal kecil,” imbaunya.
Selain itu, acara ini juga menghadirkan Husein Firdaus, mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalimantan, yang menyoroti pentingnya Empat Pilar Kebangsaan dalam memperkuat jiwa nasionalisme.
Husein mengingatkan agar generasi muda tetap menjaga akar budaya bangsa di tengah derasnya arus globalisasi.
“Budaya asing memang membawa manfaat, tetapi tanpa disaring, pengaruhnya dapat mengikis karakter bangsa. Kita harus menjaga kebudayaan Indonesia yang kaya nilai-nilai luhur, termasuk kekayaan budaya Kalimantan Timur,” kata Husein.
Diskusi interaktif yang menjadi bagian dari acara ini memberikan ruang bagi peserta untuk bertukar pandangan dan memperkaya wawasan mereka tentang bagaimana menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Generasi muda adalah pelopor perubahan. Kita harus memajukan bangsa ini dengan semangat persatuan, menghargai perbedaan, dan menjaga keutuhan negara,” tutup Nabil dalam acara yang diakhiri dengan antusiasme tinggi dari para peserta.
Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk menanamkan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda, sekaligus memperkuat peran mereka sebagai garda terdepan dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.









