Samarinda, Sacom.id – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP Universitas Widya Gama Mahakam (UWGM) Samarinda menggelar aksi sosial dengan membagikan masker kepada masyarakat dan pengendara di depan kampus, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja Kementerian Sosial Masyarakat BEM FISIP UWGM yang memiliki peran untuk turun langsung ke tengah masyarakat dalam menyikapi berbagai fenomena sosial yang terjadi.
Dalam aksi sosial tersebut, BEM FISIP UWGM membagikan sebanyak delapan kotak masker kepada masyarakat. Jumlah tersebut diperkirakan mencapai sekitar 400 lembar masker yang diberikan kepada para pengendara yang melintas di sekitar kawasan kampus.
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi kualitas udara di Kota Samarinda yang dinilai semakin terdampak kabut asap. Kondisi tersebut berkaitan dengan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah titik yang menyebabkan kabut asap semakin terasa di wilayah kota.
BEM FISIP UWGM menilai kondisi polusi udara yang memasuki kategori sangat tidak sehat perlu disikapi bersama. Pembagian masker menjadi salah satu langkah yang dilakukan mahasiswa untuk membantu masyarakat, khususnya para pengendara yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan.
Para pengendara yang melintas di depan kampus menjadi sasaran utama dalam kegiatan tersebut. Masker dibagikan sebagai bentuk perlindungan sederhana bagi masyarakat dari paparan udara yang tercemar kabut asap.
Wakil Presiden BEM FISIP UWGM, Jevon Lian Lewi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi yang tengah dihadapi masyarakat. Ia berharap pihak-pihak terkait dapat segera mencari solusi agar kondisi di Kalimantan Timur, khususnya Kota Samarinda, dapat kembali membaik.
“Harapannya agar pihak terkait bisa mencari solusi supaya situasi di Kalimantan Timur, khususnya Kota Samarinda, bisa cepat membaik dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa kembali,” ujar Jevon.
Aksi sosial tersebut menjadi bentuk respons BEM FISIP UWGM terhadap persoalan lingkungan yang berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berharap kondisi kabut asap dapat segera teratasi sehingga masyarakat Samarinda dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan kondisi udara yang lebih baik. (*)








