KutaiTimur, Sacom.id – Isu perpecahan di internal Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali mencuat dan memantik perhatian publik. Salah satu tokoh yang dikenal vokal, Putih, angkat bicara menanggapi rumor yang beredar mengenai disharmonisasi di tubuh Tim Koordinasi Pemerintahan Daerah yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda).
Dalam pernyataannya melalui sambungan WhatsApp, Putih menyampaikan kekhawatiran jika isu tersebut benar adanya.
Ia secara tegas menyebut bahwa apabila terjadi perpecahan, maka hal itu menjadi cerminan kegagalan kepemimpinan di tingkat koordinasi.
“Kalaulah benar terjadi perpecahan sebagaimana diisukan, berarti Sekda selaku Ketua Tim tidak mampu mengkoordinasikan kerja Tim,” ujar Putih sambil terkekeh, memberi nada sinis pada situasi yang dianggapnya menggelikan namun serius.
Tak hanya berhenti di situ, Putih juga menyinggung kemungkinan bahwa kekisruhan yang terjadi bukanlah sebuah kebetulan, melainkan bagian dari skenario yang disengaja.
“Saya menduga semua itu hanya sandiwara” imbuhnya dengan nada curiga.
Ia menilai, jika situasi terus dibiarkan carut-marut, maka langkah cepat dan tegas dari pimpinan daerah sangat dibutuhkan.
“Kalau sudah carut-marut seperti ini, menurut saya Pak Ardiansyah Sulaiman selaku orang nomor satu di Kutim, sudah waktunya bertindak tegas dan keras, agar situasi bisa kembali normal dan pembangunan dapat mulai bergairah lagi,” pungkasnya, mengakhiri percakapan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Sekda maupun Bupati Ardiansyah Sulaiman terkait pernyataan Putih tersebut. (*)









