Samarinda, SMRFOLKS.id – Proyek pengerjaan Teras Samarinda telah selesai pengerjaannya, dan akan segera diresmikan dalam waktu dekat. Hal ini menjadi kabar gembira bagi warga Kota Tepian.
Namun, di balik kabar baik itu, muncul keluhan dari salah satu pekerja yang hingga kini belum menerima gaji dari kontraktor.
Keluhan ini semakin viral setelah istri dari pekerja tersebut membagikan kisahnya di media sosial, yang akhirnya menarik perhatian masyarakat luas. Bahkan, Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengaku, telah mengetahui informasi ini.
“Saya dapat informasi, diduga yang memposting adalah istri dari seorang pekerja, dan menurut keterangan dari Dinas PUPR, suaminya bekerja sebagai petugas keamanan (security) di proyek tersebut,” kata Andi Harun kepada wartawan (5/9/2024).
Wali Kota juga menjelaskan bahwa berdasarkan informasi dari PUPR, pekerja tersebut disebut-sebut tidak menunjukkan kedisiplinan dalam bekerja. Namun, Andi Harun menegaskan bahwa meski demikian, hak-hak pekerja tetap harus diperhatikan.
“Apa pun masalahnya, disiplin atau tidak, tetap ada jam kerja yang harus dibayar. Saya sudah minta agar hal ini diperhatikan, meskipun hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk ke Wali Kota atau Dinas Tenaga Kerja, dan hanya ramai di media sosial,” lanjutnya.
Andi Harun juga menekankan bahwa hubungan antara pekerja dan kontraktor bukanlah tanggung jawab pemerintah. Ia meminta media untuk menyajikan berita yang adil dan seimbang terkait masalah ini.
“Pekerja di kontraktor tidak memiliki hubungan hukum dengan pemerintah. Saya harap media bisa memberitakan secara adil dan bertanggung jawab. Jika memang ada kewajiban kontraktor yang belum terpenuhi, maka sepenuhnya itu tanggung jawab mereka,” tegas Wali Kota.
Orang nomor satu di Kota Samarinda itu turut, mengimbau agar masalah ini tidak dibesar-besarkan hingga merugikan pemerintah.
“Jangan sampai masalah ini digoreng terlalu matang, sehingga pemerintah yang disalahkan,” pungkasnya.









