Samarinda, Sacom.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Kota Samarinda, menyusul rencana aksi penyampaian aspirasi oleh Aliansi Rakyat Kalimantan Timur yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (4/5/2026) di kawasan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur.
Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo Fuad, mengatakan bahwa rekayasa lalu lintas akan mulai diterapkan sejak pukul 14.00 Wita hingga kegiatan selesai. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran arus kendaraan serta memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama aksi berlangsung.
“Sehubungan dengan adanya kegiatan penyampaian aspirasi oleh Aliansi Rakyat Kaltim, kami akan melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur,” ujarnya.
Menurutnya, kawasan DPRD Kaltim diperkirakan akan mengalami peningkatan aktivitas dan potensi kepadatan kendaraan, sehingga diperlukan pengalihan arus lalu lintas di sejumlah titik strategis.
Untuk itu, pihak kepolisian telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif yang dapat digunakan masyarakat guna menghindari kemacetan di sekitar lokasi aksi.
Bagi pengendara dari arah Jalan MT Haryono atau Jalan M. Said yang hendak menuju Jalan Rapak Indah, disarankan untuk melewati rute alternatif melalui Jalan Tengkawang, Jalan Ulin, Jalan Kahoi, Jalan Kahoi Dalam, Jalan Teuku Umar, hingga kembali ke Jalan Rapak Indah.
Sementara itu, bagi pengendara dari arah Jalan Rapak Indah menuju Jalan MT Haryono, dapat menggunakan jalur Jalan Teuku Umar, Perumahan Citra Griya, Jalan Adam Malik, Jalan Selamet Riyadi, Jalan Meranti, Jalan Ulin, Jalan Tengkawang, hingga kembali ke Jalan MT Haryono.
Lebih lanjut, La Ode menegaskan bahwa pengalihan arus lalu lintas ini bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Petugas juga akan disiagakan di sejumlah titik untuk membantu pengaturan lalu lintas dan memberikan arahan kepada pengguna jalan.
“Kami akan menempatkan personel di lapangan untuk membantu pengaturan arus lalu lintas agar tetap lancar dan kondusif,” jelasnya.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan dengan lebih baik, termasuk berangkat lebih awal atau memilih jalur alternatif guna menghindari potensi kepadatan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar dapat menyesuaikan rute perjalanan dan menghindari lokasi aksi jika tidak memiliki kepentingan mendesak,” katanya.
Pihak kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kondusivitas selama aksi berlangsung, serta tetap mematuhi arahan petugas di lapangan.
“Kenyamanan dan keselamatan masyarakat adalah prioritas kami. Mari bersama menjaga situasi tetap aman dan tertib,” pungkasnya. (*)









